Akulah yang
membuat peradaban. Apa yang kudapat itulah yang menjadi nama zaman. Tercatat
nama zaman batu dan zaman logam telah menjadi tapak tilasku selama ini. Aku ada sejak 3000 tahun sebelum Masehi.
Sampai Rickard (Cedric E. Gregory, 1982) berkata, “Mining has played a bigger part in the development of civilization
than is usually conceded by historian or even surmised by the ordinary citizen.
The reason for the failure to appreciate the importance of mining is the
historian’s lack of familiarity with the techniques of mining and metallurgy,
and his [apparent] aversion from discussing such matter.”
Dari sini maka
semua pihak harus memanfaatkanku seoptimal mungkin. Sehingga dapat meminimumkan
kemiskinan, menciptakan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development), dan menciptakan kesejahteraan yang
sebesar-besarnya bagi rakyat serta dengan penerapan yang baik.
Keberadaanku
sangat penting dan dibutuhkan sebagai tumpuan pendapatan negara, sehingga
banyak negara sampai saat ini masih mempertahankan industri tentangku. Ada 96 negara dari total 193 negara yang ada di dunia sebagai negara
yang memanfaatkan aku. Ketergantungan
manusia akan sumberdaya alam sangat berpengaruh terhadap pola pemanfaatan dan
pengelolaan sumberdaya alam yang ada. Indonesia, sebagai salah satu negara berkembang,
mempunyai peningkatan jumlah penduduk yang terus terjadi sehingga mengakibatkan semakin meningkatnya
jumlah permintaan akan pemenuhan kebutuhan hidup dari sumberdaya alam. Hal ini
berkolerasi pada semakin tingginya kegiatan eksploitasi terhadap sumberdaya
alam yang ada.
Ada 20 negara
dengan nilai produksi pertambangan terbesar di dunia yang menguasai 88%
produksi mineral dunia dan Indonesia duduk pada urutan ke-11 dengan nilai
produksi mineral senilai $12,22 miliar. Posisi 5 teratas adalah Australia
($71,95 M), Cina ($69,28 M), Brasil ($47,02 M), Chile ($31,27 M), dan Rusia
($28,68 M). Indonesia dengan nilai produksi mineral $12,22 miliar atau setara
dengan Rp. 109,98 triliun menyumbang 10,6% dari total ekspor barang pada tahun
2010.
Aku merupakan salah satu kegiatan dasar manusia yang berkembang
pertama kali bersama-sama dengan pertanian. Oleh Karena itu keberadaanku tidak
dapat dipisahkan dari kehidupan/peradaban
manusia. Mungkin masih banyak yang belum mengerti tentang peranku. Aku dapat
memajukan sebuah Negara, tapi dapat juga menghancurkan sebuah bangsa.
Dampak penting positifku antara lain :
1.
Menambah pendapatan dan devisa Negara
2.
Memberi kesempatan kerja
3.
Meningkatkan kondisi sosial, ekonomi dan budaya
daerah setempat.
4.
Memberi kemungkinan alih teknologi.
5.
Menjadi pusat pengembangan wilayah dan
masyarakat setempat.
Dampak penting negatifku antara lain :
1.
Mengubah lingkungan hidup
2.
Mengubah morfologi dan tata guna lahan
3.
Berpotensi menimbulkan kesenjangan sosial,
ekonomi, dan budaya diwilayah setempat.
Tahukah kamu bahwa Indonesia dapat berkembang dengan
berkembangnya aku. Tetapi jika aku dilakukan semena-mena, aku akan menyerang
Indonesia secara halus dan Indonesia akan merasakan akibatnya. Aku ingin
memajukan Indonesia. Kamu juga kan? Mari belajar tentang aku.
-majulah pertambangan demi pembangunan-
-majulah pertambangan demi pembangunan-
Nama: Mohammad Rahman Ardhiansyah (12111026)
Department of Mining
Engineering
Faculty of Mining and Petroleum Engineering
Institut Teknologi Bandung
+6285860067767
Faculty of Mining and Petroleum Engineering
Institut Teknologi Bandung
+6285860067767
Tag :#SMBootcamp, Newmont
Nusa Tenggara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar